Berapa Besar Kasih TUHAN Dalam Hidup Ini Yang Anda Ketahui ???
Hari ini musim semi yang panas, disela-sela makan siang di sebuah café di seberang kantorku, aku asyik membaca novel dan ditemani ipod yang mendendangkan lagu jazz favoritku.
Siang itu begitu panas, anginpun seakan2 enggan bertiup. Kuperbesar volume music yang aku dengar, hmm … nikmatnya hidup ini. Tak terasa waktu berlalu, waktu istirahatku usai, hmm … lagi asyik2nya membaca nih! Sambil menaruh selembar uang $10 aku berjalan santai menyebrangi jalan.
Aku mengangguk2kan kepala mendengar suara musik yang merdu lewat earphone sambil tetap fokus membaca. Lagi seru2nya aku melangkah menyebrangi jalan, tiba2 pembatas buku dinovelku terbang tertiup angin kearah café, reflek aku membalikkan badan dan mengejar pembatas buku itu. Ups… dapat! Untung tidak kotor kataku sambil mengibas2kan pembatas buku tersebut. Angin yang aneh! Dari mana datangnya, angin berhembus kencang ditengah panasnya musim semi?
Ketika aku kembali berjalan, aku melihat banyak orang mendekat kearahku. Mereka memandangiku sambil mengeleng2kan kepala. Aku melepas earphoneku, seorang ibu bertanya apakah aku baik2 saja? Aku tidak mengerti, ada apa?
Lalu ibu itu bercerita tentang hal yang sampai kini tidak akan kulupakan. Pada saat aku menyeberang, sambil tetap asyik membaca novel dan mendengarkan ipod kesayanganku, dari arah jalan sebuah truk yang dikemudikan seorang supir yang ternyata mengantuk, melaju kencang kearahku. Orang2 berteriak memperingatkanku, tapi aku tidak mendengar. Sesaat sebelum terjadi tabrakan, aku berbalik dan berlari untuk mengambil pembatas novelku yang tertiup angin.
Aku bergidik!!! Tak terasa air mata mulai keluar. Aku tinggal selangkah dari ajalku, tapi tiba2 angin yang tidak biasanya berhembus, berhembus untuk kemudian menerbangkan pembatas novelku dan menyelamatkanku.
Itu semua anugrah Allah untuk kamu, ibu itu berujar padaku. Kakiku terasa tak kuat menopang berat tubuhku, aku berlutut dan mengucap syukur, seandainya ibu itu tidak bercerita tentu aku tidak akan tahu kasih Tuhan kepadaku. Dan aku sadar dalam hidupku, banyak sekali kasih Tuhan yang dinyatakan tanpa aku sadari dan ketahui. Kembali aku menangis.
Perenungan :
Sahabat, sering kali kita lupa untuk mengucap syukur. Seringkali ketika kita melihat keadaan kita yang terpuruk, jatuh, miskin, terlantar, kita lupa untuk mengucap syukur. Kita lupa bahwa tanpa perlindungan Tuhan, kita pasti akan mengalami kejadian yang
lebih parah dari yang kita alami sekarang,
Jangan lupa untuk selalu mengucap syukur untuk apapun, dalam keadaan apapun, karena
kita tahu sekarang Dia selalu bekerja, sadar atau tanpa kita sadari. Dan yang pasti Dia tidak akan pernah meninggalkan kita.
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Roma 8:28)
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. (1 Tesalonika 5:18)
NN
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar